Terunik di Bumi, Inilah Buah Pir Laris Manis Berbentuk Buddha

Posted by

Apakah kamu suka dengan buah pir? Yap, siapa juga yang nggak bakal suka dengan buah segar kaya air yang manisnya tak berlebihan ini. Tentu hampir sebagian besar orang di bumi pun pasti menyukainya. Terlebih lagi enaknya ketika mengonsumsi buah ini di musim panas. Jelas persoalan dahaga bakal jauh-jauh deh dari tenggorokanmu.
 
Nah, berbicara soal buah yang lumayan terjangkau ini. Kamu memang bakal mudah menemukannya setiap hari di pasaran. Meskipun buah ini harusnya siap panen pada awal musim gugur. Namun berkat kemajuan teknik bercocok tanam pun bisa membuatmu mudah membelinya kapan saja.
 
Buah yang bisa tumbuh subur di iklim tropis ini memang bisa dibilang menjadi buah yang tahan dengan musim kemarau maupun penghujan. Memang sih, tadinya kamu mengenal bentuk buah pir ini bulat lonjong dengan bagian bawahnya yang melebar dan langsing di bagian tengahnya. Tapi, jika kamu berkunjung ke Vietnam kamu bakal menemukan buah pir unik yang bentuknya mirip dengan Patung Buddha, seperti dilansir melalui Shanghaiist.com.
 
Inilah penampakan buah pir yang bentuknya mirip dengan Buddha ©Shanghaiist.com
 
Buah ini diketahui diciptakan oleh petani China yang bernama Gao Xianzhang. Di mana, beliau sudah mulai memasarkan produk kreasinya ini sejak tahun 2009 silam. Sejak saat itulah, buah berbentuk itu menjadi buah terlaris setiap menjelang Hari Raya Imlek.
 
Makanya saat menjelang hari raya tersebut, buah berbentuk Buddha ini bakal membludak di seluruh pasar terutama di Kota Ho Chi Minh. Bahkan jika kamu ingin membelinya secara online, buah ini juga bisa kamu peroleh dengan harga yang berkisar antara 5 hingga 10 Dollar Amerika (sekitar Rp 69-139 ribu) per 10 buahnya.
 
Wah, keren juga ya kalau buah pir ini tersedia di Indonesia ©Shanghaiist.com
 
Saat memulai ide kreatifnya ini, Gao memang sempat diragukan oleh beberapa pihak. Namun akhirnya, Gao malah berhasil membuat masyarakat tergila-gila dengan produk yang awalnya ia jual 50 Yuan (sekitar Rp 105 ribu) per buah dulu. Namun, karena sumber daya perkebunan Gao sudah memadai. Ia pun perlahan mengurangi harga penjualannya karena hasil buahnya yang melimpah setiap tahun.
 
"Awalnya orang-orang berpikir aku sudah gila, mereka mengataiku aneh dan nggak akan mungkin menumbuhkan buah pir berbentuk Buddha dan bayi. Mereka juga bilang agar aku berhenti saja menghabiskan waktu dan uang" ujar Gao.
 
Tapi, terbukti bukan karena ketekunannya buah ini jadi melegenda di Vietnam. Bagaimana menurutmu?
 
Sumber Artikel:


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: 10:01 PM

0 comments:

Post a Comment