Bagaimana Sel-Sel Tubuh Mengubah Makanan Menjadi Energi?

Posted by

Hampir semua sel dalam organ tubuh kita, baik itu jantung, otak, otot, termasuk juga hati membutuhkan energi untuk bisa bekerja. Seperti yang kita rasakan, bahwa sumber energi kita adalah dari makanan yang kita konsumsi setiap hari. Berikut penjelasan berdasarkan ilmu pengetahuan mengenai bagaimana glukosa dihasilkan dari makanan, lalu dirubah menjadi energi.
 
Tubuh manusia akan mencerna makanan dan mencampurnya dengan cairan asam serta enzim di perut. Setelah perut mencerna makanan, karbohidrat yang berupa pati serta gula akan diubah menjadi glukosa.
 
Usus kecil dan lambung akan menyerap glukosa, kemudian akan dilepaskan ke dalam aliran darah. Saat berada di dalam darah, glukosa akan segera digunakan sebagai energi atau disimpan di dalam tubuh kita yang akan dimanfaatkan apabila dibutuhkan nanti.

Untuk bisa memanfaatkan glukosa sebagai energi, tubuh membutuhkan insulin. Tanpa adanya insulin, glukosa akan tetap berada di dalam aliran darah yang menyebabkan kadar gula darah menjadi tinggi.

Cara Tubuh Membuat Insulin
Insulin sebenarnya adalah bentuk lain dari hormon yang diciptakan oleh sel-sel Beta pada pankreas. Sel Beta tersebut sangat sensitif terutama terhadap glukosa yang ada di aliran darah. Biasanya, Sel Beta akan memeriksa kadar glukosa darah setiap beberapa detik, dan apabila diperlukan, sel Beta bisa melepas insulin untuk mengambil glukosa sesuai dengan jumlah energi yang dibutuhkan.
 
Satu contoh, jika Anda mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat seperti nasi, tingkat glukosa di dalam darah akan meningkat. Setelah itu, sel-sel Beta akan memicu pankreas untuk melepaskan insulin dalam jumlah yang dibutuhkan ke dalam darah.
 
Insulin Membantu Membuka Sel
Ketika insulin dilepaskan dari pangkreas, insulin akan memanfaatkan aliran darah untuk pergi ke hampir semua sel tubuh kita dan memberitahukan sel-sel tersebut untuk membuka agar glukosa bisa masuk. Setelah glukosa masuk, sel-sel akan mengubahnya menjadi energi untuk digunakan saat itu atau disimpan agar bisa digunakan dilain waktu.
 
Jika glukosa mulai diserap oleh sel, maka kadar gula dalam darah berangsur-angsur menurun. Menurunnya jumlah glukosa tersebut akan diberitahukan kepada pankreas oleh sel Beta. Dengan demikian, maka pankreas akan memperlambat atau mengurangi jumlah insulin yang dilepaskan ke aliran darah.

Cara Menyeimbangkan Insulin dan Gula Darah
Setiap hari, baik itu siang maupun malam, kadar insulin dan gula darah bisa naik dan juga bisa turun, jumlah glukosa dan insulin yang ada di dalam aliran darah sangat bergantung pada berapa banyak makanan yang kita konsumsi. Jika tubuh kita bekerja sebagaimana mestinya, maka tubuh bisa menjaga gula darah tetap dalam keadaan normal. Gula darah normal berada pada kisaran 70 dan 120 mg per desiliter. Pada orang yang tidak memiliki penyakit diabetes, kadar gula darahnya bisa naik setinggi 180 sesaat setelah makan atau pada saat makan. Kemudian, 2 jam setelah makan, biasanya kadar gula akan turun ke posisi 140. Setelah 3 atau 4 jam kadar gula tersebut kembali turun ke level yang lebih rendah misalnya ke posisi 70.
 
Jadi, untuk bisa tetap memiliki energi, tubuh akan berusaha menggunakan glukosa sesuai dengan yang dibutuhkan dan melepas insulin dalam jumlah yang tepat. Begitulah cara tubuh kita mempertahankan energi agar tubuh bisa tetap hidup, bekerja, bergerak dan melakukan berbagai fungsi bahkan pada saat kita tidur sekalipun.

Cara Insulin Membantu Tubuh Menyimpan Kelebihan Glukosa
Seperti yang telah diuraikan sebelumnya bahwa insulin adalah yang membantu sel-sel tubuh kita dalam mengubah glukosa menjadi energi. Selain itu, ternyata insulin juga membantu tubuh kita menyimpan kelebihan glukosa untuk digunakan di lain waktu.
 
Misalnya, jika kita mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang banyak, dan tubuh tidak membutuhkannya, maka banyak glukosa yang tidak akan terpakai bukan? Insulin secara otomatis akan membantu tubuh menyimpan glukosa tersebut untuk sewaktu-waktu dikonversi menjadi energi.
 
Cara insulin melakukannya adalah dengan merubah glukosa menjadi glikogen yang kemudian akan disimpan didalam otot dan di dalam hati.
 
Tidak berhenti hingga disana, sebenarnya insulin juga membantu tubuh menyimpan lemak dan protein. Hampir semua sel-sel tubuh membutuhkan protein untuk bisa tumbuh dan bekerja. Tubuh juga membutuhkan lemak untuk melindungi saraf dan membuat beberapa hormon penting. Jika sudah kehabisan sumber energi, biasanya tubuh juga bisa memanfaatkan lemak sebagai sumber energi alternatif.
 

Referensihttp://www.ghc.org/healthAndWellness/?
item=/common/healthAndWellness/conditions/diabetes/foodProcess.html


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: 3:39 AM

0 comments:

Post a Comment